Masjid Dan Tanah Wakaf Prioritas Utama DMI Kota Medan

Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan mengadakan malam ta’aruf pengurus PD DMI Kota Medan di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Adisucipto, Medan Polonia, Rabu (13/11/2013) malam.

"DMI Kota Medan memprioritaskan pemberdayaan Masjid dan sertifikasi tanah wakaf di Kota Medan,"ungkap Ketua PD DMI Kota Medan, Ir H. Ahmad Parlindungan Batubara M.Si.

“Kita sangat berharap dengan malam ta’aruf selain terjalin silaturahim juga dalam rangka perkenalan pengurus DMI Kota Medan. DMI hadir khususnya di Kota Medan  setidaknya akan memprioritaskan program kerja diantaranya pemberdayaan Masjid dan sertifikasi tanah wakaf,” ucapnya. Beliau juga mengatakan DMI juga akan mendorong terlaksananya program magrib mengaji.

Dalam pertemuan yang dihadiri, Majelis Pakar DMI Kota Medan, H. Ahmad Arief SE, MM, Sekretaris DMI kota Medan Drs. H. Impun Siregar, MA serta pengurus DMI Kota Medan,

Selain itu, Ahmad Parlindungan merasa prihatin dengan masih banyaknya tanah wakaf yang belum bersertifikat.

“Selain ingin berdayanya Masjid ditengah-tengah masyarakat, kita juga sangat prihatin dengan masih banyaknya tanah wakap yang belum memiliki sertifikat,” ungkapnya.



Untuk itulah kedepan, kata Ahmad Parlindungan, DMI akan terus mendorong upaya tersebut dengan melakukan usaha pemberdayaan masjid dengan memberikan arahan/kordinasi/konsultasi dalam pembangunan dan perbaikan masjid kemudian melakukan pendataan masjid yang meliputi status hukum, pengurus kenaziran maupun potensi yang dimiliki masjid serta membentuk Lembaga Bantuan Hukum Masjid bagi pelayanan hukum pengurus dan jamaah masjid.

Tidak hanya soal itu, kedepan DMI dalam program kerjanya juga akan menekankan dalam pengembangam ekonomi ummat. ”Mengembangkan ekonomi syraiah berbasis masjid, membina dan mengembangkan koperasi jamaah masjid, Membentuk Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Masjid yang potensial, itu juga akan menjadi bagian DMI kedepan,” ucapnya.


Kemudian dalam bidang Kesehatan, Lingkungan Hidup dan Kepemudaan, DMI juga akan mewujudkan Pos Kesehatan dilingkungan masjid yang dapat berfungsi social seperti pemeriksaan kesehatan masyarakat, mengupayakan terpeliharanya lingkungan masjid yang nyaman, bersih dan asri, menumbuhkembangkan minat, bakat dan ketrampilan pemuda dalam kegiatan keagamaan (PHBI).

Sementara itu, Sekretaris DMI kota Medan, Drs, H. Impun Siregar, MA mengharapkan DMI Kota Medan dapat berperan besar  dalam pemberdayaan masjid di Kota Medan.

“Di Kota Medan ini ada 1047 masjid dan dari jumlah itu masih banyak masjid yang belum terberdayakan di tengah-tengah masyarakat. Kita (DMI) ingin masjid benar-benar berdaya di tengah tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, kata Impun,  DMI juga akan menggelar pelantikan pengurus di seluruh kecamatan dan menggelar tabligh akabar.

 

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar